Indonesia dan Belgia siap kerja sama teknologi ramah lingkungan

Ilustrasi teknologi ramah lingkungan © 2016 Shutterstock
Techno.id - Kunjungan Putri Belgia, Astrid, dan sekitar 300 delegasi bisnis dari Belgia ke Tanah Air melahirkan sebuah peluang kerja sama baru antara Indonesia dan Belgia di bidang teknologi ramah lingkungan.
Menyampaikan pidato kunci dalam seminar bertajuk Belgium-Indonesia Cleantech Summit, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, memaparkan tiga fokus utama pemerintah Indonesia di bidang teknologi ramah lingkungan. Mereka adalah energi, sampah, dan ekowisata.
-
5 Isu lingkungan yang jadi sorotan aksi teknologi hijau ala Mallsampah Inovasi teknologi digital harus dimanfaatkan anak muda Indonesia untuk mengatasi krisis iklim
-
Sumber energi baru untuk masa depan Indonesia Banyak sumber energi baru yang bisa dimanfaatkan untuk menggantikan bahan bakar fosil.
-
Di Surabaya, sumber listrik sudah bisa didapat dari limbah pohon Limbah hasil perampingan pohon selama ini telah diolah kembali menjadi energi listrik untuk kebutuhan Kebun Bibit Bratang dan Wonorejo.
"Pemerintah Indonesia telah memulai kebijakan penggunaan energi di mana penggunaan energi baru dan terbarukan ditargetkan mencapai 23 persen pada tahun 2025," Menteri Siti.
Indonesia saat ini, lanjut Siti, sebenarnya telah menjalankan beberapa program ramah lingkungan. Misalnya seperti bioenergi, biomassa, serta biodiesel yang memanfaatkan minyak kelapa sawit. Pengembangan energi biomassa sendiri telah dilakukan di beberap daerah seperti Madura, Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Di sektor kebutuhan energi nasional, Menteri Siti juga menjelaskan fokus Indonesia dalam pengelolaan sampah menjadi salah satu sumber energi terbarukan. Caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi berbasis panas bumi (thermal-based) atau pirolisis untuk menghasilkan gas metana.
"Proses konversi limbah menjadi energi memiliki beberapa manfaat, antara lain mengurangi polusi, mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, dan mengurangi emisi gas rumah kaca," paparnya.
Kendati demikian, Siti menambahkan, Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Khususnya ketika mengingat banyaknya timbunan sampah yang bisa mencapai 175.000 metrik ton per hari atau 64 juta metrik ton per tahun. Dari massa sebanyak itu, 96 persennya kembali ke tanah dan belum dapat terproses dengan baik, bahkan belum terurai.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya