Indonesia jadi tuan rumah kontes robot internasional

Ilustrasi robot © 2015 Shutterstock
Techno.id - Untuk yang kesekian kalinya, Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah untuk kontes di level internasional. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta siap menampung kontes Robot ABU (Asia-Pacific Broadcast Union) atau ABU Robocon 2015 yang akan digelar pada 23 Agustus mendatang.
"ABU Robocon telah diadakan sejak tahun 2002 dan kami pernah melamar di tahun 2004 lalu. Tapi karena kami belum siap akhirnya baru ditunjuk di tahun ini," ujar Dr Ir Endra Pitowarno M.Eng selaku Anggota Dewan Juri ABU Robocon 2015 sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (31/07/2015).
-
Bukan Jepang atau China, tapi Vietnam 'raja' robot Asia Pasifik Jejak kemenangan Vietnam diajang ABU Robocon memang bukan pertama kalinya terjadi.
-
Indonesia juara umum kompetisi robot di Amerika Serikat, maju terus ya Indonesia diwakili Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
-
Ratusan pelajar Islam berkumpul, ikuti Olimpiade Robot Islam 2015 400 siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti International Islamic Robot Olympiad (IISRO) 2015.
Ahli Teknologi Rekayasa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ini menjelaskan, kontes robot internasional 2015 ini akan diramaikan oleh 19 tim yang berasal dari 18 negara. Di antaranya yaitu Indonesia, Tiongkok, Malaysia, Jepang, Korea, India, dan masih banyak lagi.
"Indonesia sebagai tuan rumah mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dengan dua tim yakni tim robot dari ITB dan Poltek Batam. Sedangkan PENS sudah gagal di tingkat nasional," imbuh seorang penggagas Kontes Robot Indonesia (KRI) tersebut.
Adapun robot yang dirancang dosen PENS sekaligus perancang aturan main ABU Robocon 2015 itu yakni robot yang dapat bermain badminton atau bulu tangkis dengan nama Robominton. Kendati demikian, ia mengakui bahwa PENS sendiri masih belum unggul dengan Robominton.
Adapun robot yang dirancang dan disiapkan dosen PENS sekaligus perancang aturan main ABU Robocon 2015 itu yakni robot yang dapat bermain badminton atau bulu tangkis yang dikenal dengan nama Robominton. Namun, ia mengakui bahwa PENS sendiri masih belum unggul dengan Robominton.
Kendati demikian, PENS dalam dua hingga tiga tahun terakhir justru mulai unggul dalam hal Humanoid (robot setengah manusia) bernama Robosoccer Humanoid. Sesuai namanya, Robosoccer Humanoid ini merupakan robot yang dapat bermain olahraga sepak bola.
RECOMMENDED ARTICLE
- Ini alasan bassist Guns N' Roses tetap setia dengan BlackBerry
- Habiskan dana besar untuk promosi G4, net profit LG merosot 45 persen
- Pola pemesanan tiket mudik Lebaran tahun ini berbeda dari tahun lalu
- Kalau jual smartphone dual-SIM, keuntungan Apple bisa meningkat
- Ini penyebab penjualan tablet kian lesu
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar