Ini alasan mengapa kamu sebaiknya jangan log-in online menggunakan akun Google atau Facebook

foto: freepik/yanalya
Techno.id - Saat membuat akun baru secara online pada platform tertentu, biasanya kamu akan memiliki opsi untuk mendaftar dengan Google, Facebook, atau layanan lain. Meskipun itu menggoda, sebaiknya dhindarinya dan buat akun berdasarkan alamat email atau nama pengguna sendiri.
Menggunakan akun Facebook atau Google untuk masuk disebut Single sign-on (SSO). Ini adalah teknologi yang memungkinkan kamu masuk ke beberapa layanan hanya dengan satu set kredensial.
-
4 Cara mudah menjaga akun media sosial kamu tetap aman dari target penjahat siber Kamu wajib mengatur protokol keamanan demi menjaga akun agar tidak menjadi target kejahatan di dunia maya
-
Cara mengamankan akun media sosial dan email dengan mudah Salah satunya adalah dengan menetapkan kata sandi yang rumit.
-
5 Alasan kamu harus menghindari penggunaan pengelola kata sandi bawaan browser Sebagian besar browser tidak memiliki mekanisme keamanan seperti autentikasi multi-faktor
SSO menjadi sedikit rumit, tetapi versi singkatnya adalah ketika kamu membuat akun dengan layanan non-Google melalui Google, alih-alih mendapatkan serangkaian kredensial normal, token akan dibuat sebagai gantinya.
Token ini adalah file kecil yang dikendalikan Google yang memungkinkan kamu masuk dengan lancar ke akun baru. Selama login ke Google, kamu dapat mengakses situs mana pun yang menyimpan tokennya. Ini adalah teknologi yang cukup bagus, dan menghemat banyak waktu dan kerumitan dengan kata sandi.
Ini alasan kamu tidak harus menggunakan SSO
Namun, ada harga untuk kenyamanan ini. Kata sandi yang kuat adalah alat keamanan yang efektif, mencegah penyerang dan mencegah akses. Ini juga kasus banyak ditemui. Karena itu lebih baik mengamankan setiap akun kamu secara independen. Kendati satu diretas, yang lain akan aman.
Nah saat menggunakan SSO, itu sama saja kamu mengurangi semua perlindungan. Artinya, jika akun utama kamu diretas, maka semua token tersebut akan dikendalikan peretas dan kamu tidak dapat dengan mudah mengubahnya. Mereka akan memiliki kendali bebas atas semua akun terkait. Tentu saja ini bisa menjadi mimpi buruk bagi keamanan online kamu.
Dalam hal ini ada baiknya kamu menggunakan pengelola kata sandi, sebuah program yang menyimpan dan secara otomatis mengisi kata sandi. Ini sama mudahnya dengan SSO, tetapi tanpa implikasi keamanan negatif. Bahkan jika pengelola kata sandi diretas, kamu selalu dapat mengatur ulang akun, karena kamu masih memiliki kendali. Menggunakan pengelola kata sandi merupakan ide yang lebih baik daripada menggunakan SSO.
RECOMMENDED ARTICLE
- Ini penjelasan mengapa kamu membutuhkan kata sandi yang panjang dengan konfigurasi karakter tertentu
- Cara mudah melihat dan menyalin kata sandi Wi-Fi di iPhone
- 5 Cara membuka kembali perangkat Android saat lupa kode sandi
- 5 Cara ini bisa kamu coba untuk memperbaiki Face ID iPhone yang tidak berfungsi
- 5 Langkah yang perlu kamu terapkan untuk melindungi data privasi gadget saat traveling
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar