Ini cara matikan fitur autoplay pada Facebook dan Twitter

Ilustrasi Facebook dan Twitter © 2015 time.com
Techno.id - Facebook dan Twitter banyak mendapatkan kritik untuk fitur autoplay mereka. Hal ini dikatakan sangat mengganggu banyak pengguna karena di Facebook juga banyak video kekerasan.
Namun, di sisi lainnya fitur autoplay ini menjadi keuntungan bagi pengiklan untuk menjangkau semua pengguna media sosial tersebut.
Nah, jika Anda merasa terganggu Anda bisa mematikan fitur tersebut melalui cara di bawah ini:
Desktop
Anda bisa membuka Facebook.com dari PC Anda, setelah itu Anda bisa memilih 'Setting' selanjutnya Anda bisa memilih 'Video' dan jadikan 'Off' fitur 'Auto-Play Video'
Untuk Twitter, Anda bisa masuk ke menu pengaturan utama akun Anda. Kemudian gulir ke bawah dan hapus tanda centang pada kotak 'Video Autoplay' dan pilih 'Save Changes'
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya