Jangan sombong, Cook! Facebook bayar pajak lebih banyak daripada Apple

Tim Cook, CEO Apple © 2015 Reuters/Stephen Lam
Techno.id - Tim Cook boleh menangkis tudingan bahwa Apple Inc. melarikan diri dari tanggung jawab pajaknya. Saat diwawancara oleh CBSnews.com (18/12/15) beberapa waktu lalu, misalnya, ia merespons tuduhan itu dengan, "Kami membayar pajak lebih banyak untuk negara ini melebihi siapa pun."
Namun faktanya tak demikian. Berdasarkan analisis dari situs riset finansial, WalletHub, sejumlah perusahaan teknologi di Amerika Serikat diketahui membayar tarif pajak lebih rendah dari 35 persen. Bahkan, persentase pajak yang mereka bayarkan berada di bawah 28,6 persen, yakni rerata tarif pajak dari 100 perusahaan terbesar S&P.
-
Disinggung Apple tak bayar payak, ini respons berlebihan Tim Cook "Kami membayar pajak lebih banyak untuk negara ini melebihi siapa pun."
-
Pendapatan Apple turun setelah puluhan tahun, China jadi sebab Kelemahan ekonomi China merusak penjualan iPhone.
-
Perputaran uang sangat besar, pemerintah pun turun tangan Siapa sangka jika perputaran uang dari iklan digital ternyata sangatlah besar. Hal ini lah yang kemudian mulai dilirik oleh pemerintah.
Tak tanggung-tanggung, yang terpampang di daftar berdasarkan tahun fiskal 2014 itu ialah para raksasa sekelas Microsoft, Google, termasuk Apple. Data selengkapnya tersaji di grafis berikut:
Berbeda dengan yang lain, tarif pajak Facebook tercatat mencapai lebih dari 40 persen. Hal ini disebabkan karena Facebook tak menyimpan sebagian besar uangnya di luar negeri. Di samping itu, media sosial terpopuler sedunia itu juga membayar stafnya dengan opsi saham.
Salah satu cara yang kerap dilakukan perusahaan teknologi ternama untuk mengurangi tagihan pajaknya ialah dengan memindahkan profit mereka ke luar negeri. Sebab di luar AS, tarif pajak internasional lebih rendah.
Apple sendiri, menurut CEO-nya, memiliki 2/3 bisnis di luar AS. Mereka enggan memindahkan bisnisnya ke AS karena bakal menelan pembengkakan biaya hingga 40 persen. Di samping itu, Cook menilai aturan pajak di Negeri Paman Sam juga sudah kuno, sehingga harus direvisi menyesuaikan era digital seperti sekarang.
RECOMMENDED ARTICLE
- Disinggung Apple tak bayar payak, ini respons berlebihan Tim Cook
- Tugas 800 pegawai Apple ternyata cuma mengurus perangkat mungil ini
- Aplikasi terfavorit tahun 2015 dipegang oleh Facebook dan Google
- Tahun depan, Apple siapkan format audio beresolusi tinggi
- Meski aneh, aksesori Apple jadul berikut berguna di jamannya
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya