Kemenpar gandeng swasta kembangkan promosi wisata online

Ilustrasi Digital Marketing © 2015 techno.id
Techno.id - Kementerian Pariwisata baru-baru ini melakukan kerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan promosi pariwisata berbasis teknologi. Seperti dikabarkan oleh Antara (31/5/15), Kemenpar menggandeng PT UConnectivity Service (UCS) Group dan Shobungsha Inc., yang berasal dari Jepang untuk mengembangkan penyediaan teknologi dan konten untuk pariwisata.
Dalam nota kesepahaman yang dibuat oleh Kemenpar dan PT UCS serta Shobungsha Inc Japan, telah disepakati bahwa kedua perusahaan asing tersebut akan menyediakan teknologi dan konten untuk pariwisata dalam rangka memberikan kemudahan kepada wisatawan Jepang terutama, yang ingin melakukan kunjungan ke Indonesia. Bahkan, UCS Group melalui Indonesia Paradise bersama Shobungsha mengembangkan teknologi dan konten untuk digunakan di Indonesia dan Jepang di mana pun dan oleh siapa pun.
-
Hastag #tiketWonderfulIndonesia sasar turis milenial, banyak promo nih Dorong 15 wisata branding Indonesia
-
Pariwisata Indonesia meningkat berkat perbaikan ICT Kementerian Pariwisata menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk kembangkan pariwisata Indonesia.
-
Pulihkan sektor pariwisata, ini 6 program yang dilakukan Kemenparekraf Kemenparekraf hadirkan beberapa program dengan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi.
"Kerja sama ini didedikasikan untuk dunia kepariwisataan Indonesia melalui Kemenpar yang mempunyai programmempromosikan branding Wonderful Indonesia ke seluruh dunia, termasuk Jepang sebagai pasar utama," kata Director PT UCS, Imawan Mashuri.
Dalam kerja sama tersebut tiga kegiatan yakni Dig Japan, Wonderful Indonesia, dan Indonesia Paradise akan saling melengkapi satu dengan lain dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan asal Jepang ke Indonesia. Selain itu ada program "SEKOLAHKU" (belajar mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 12, yaitu SD , SMP , SMAdengan standar kurikulum plus melalui web dan mobile aplikasi), "INDONESIA PARADISE", "U-SHOPPING" kegiatanuntuk memudahkan dan memberikan kepercayaan dalam perbelanjaan apa pun secara online), "UCS DIGITALSIGNED" (aktivitas tambahan untuk promosi melalui video tron dan monitor), dan "TOSS" (konten animasi karakter untuk memberikan alternatif tontonan bagi anak-anak yang memiliki basis ke Indonesia-an).
Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya mengatakan bahwa dirinya sangat menyambut baik dilakukannya kerja sama ini. Menurutnya, kerja sama seperti ini sangatlah berguna dan ia berharap semoga kerja sama seperti ini dapat dilakukan dengan negara-negara lainnya di dunia.
RECOMMENDED ARTICLE
- Untuk memutus kemiskinan, Indonesia harus terus kembangkan teknologi
- Virtual Reality, bisa bantu pasien stroke sembuh kembali
- Tim Cook sedekahkan saham Apple sebesar Rp86 miliar
- Google kembangkan Proyek Soli mengontrol dengan gerakan tangan
- Ini cara untuk mengaktifkan Cortana dan perintah suara di Windows 10
HOW TO
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya