Kemkominfo: Media sosial jadi alat kampanye yang bersih

Ilustrasi media sosial © 2015 techno.id
Techno.id - Bagi para pelaku bisnis, besarnya jumlah pengguna media sosial di Indonesia ibarat sebuah harta karun. Ya, media sosial dewasa ini bahkan juga dimanfaatkan oleh para politisi sebagai media untuk berkampanye.
Direktur Pengelolaan Media Publik (PMP) dan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Sunaryo pun mengakui bahwa atmosfer media sosial di Indonesia sangat berpotensi, tak terkecuali untuk berkampanye.
-
Kenapa hari pers nasional spesial bagi kita Minggu lalu telah diperingati Hari Pers Nasional, dan Senin kemarin adalah re-launching web kami.
-
Dukung Uji Kompetensi Wartawan bukti BUMN peduli jurnalisme berkualitas Kompetensi profesional seorang wartawan dipandang sebagai faktor penting yang memungkinkan tercapainya mutu dalam hasil kerja jurnalisme.
-
90 Persen pengguna internet di Indonesia aktif di medsos Rata-rata, masyarakat Indonesia bermain medsos selama 2 jam 51 menit dalam sehari.
"Kita mengetahui bahwa pengguna media sosial di Indonesia sangat banyak. Dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2013, setidaknya ada 63 juta pengguna internet di Indonesia," ujarnya dalam acara "Seminar Nasional Kemerdekaan Pers Dalam Pilkada", Surabaya, Selasa (29/08).
Pergeseran tren media sosial ini, menurutnya, disebabkan oleh kecenderungan keberpihakan media kepada para calon presiden tahun 2014 lalu. Ia pun menganggap jika sikap keberpihakan media tersebut sejatinya telah melukai makna demokrasi yang sebenarnya.
"Jika media terpecah menjadi dua kubu, maka peran dan fungsi media bisa saja menjadi hilang. Karena media merupakan pilar keempat demokrasi setelah edukatif, yudikatif, dan legislatif. Sedangkan pemilik media berafiliasi dengan para politisi," terangnya.
Ia juga menengarai, keberpihakan media ini kemungkinan karena efektivitas regulasi Undang-Undang Pers yang masih terlihat belum jelas dan kurang begitu disoroti. Alhasil, media sosial yang boleh dikatakan lebih tidak berpihak menjadi solusi tepat untuk mewujudkan kampanye yang bersih.
"Inilah yang harus kita benahi bersama untuk mencerdaskan masyarakat sesuai fungsinya. Untuk hal ini, Direktorat sedang bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia untuk mengadakan Anugerah Komunikasi media Indonesia supaya para pemilik media terpacu memperbaiki diri," terangnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar