Kompetitor akui Smartfren kuat di layanan 4G

Ilustrasi 4G LTE © 2015 techno.id
Techno.id - Smartfren Telecom baru akan bergabung dengan industri telekomunikasi berbasis 4G LTE di semester kedua 2015. Secara momentum, operator telekomunikasi yang lahir dengan teknologi CDMA tersebut terbilang tertinggal masuk ke industri 4G dibanding operator GSM yang sudah mulai menggelar layanan berbasis internet cepat sejak akhir 2014 lalu.
Meski terbilang terlambat masuk, Smartfren diakui memiliki posisi yang kuat sebagai pemain penyedia layanan 4G. Pasalnya, Smartfren menguasai spektrum seluas 10 Mhz di frekuensi 850 Mhz dan punya spektrum seluas 30 Mhz di frekuensi 2300 yang dianggap mapan ketika dipakai menyediakan layanan data bagi pelanggannya.
-
Hadapi kompetisi 4G yang padat, Smartfren tak gentar Smartfren: Jaringan 4G kami sudah mencakup 80 persen kota besar di Indonesia
-
Resmi, Smartfren sediakan LTE-A di seluruh Indonesia Kini, layanan 4G LTE-A Smartfren telah meluas ke seluruh Indonesia.
-
Smartfren siap genjot 4G LTE di 85 kota "Sekarang kan layanan Smartfren sudah ada di hampir semua pulau Indonesia, kecuali Papua, Sulawesi dan Nusa Tenggara."
Secara teknis dan bisnis, Smartfren memiliki senjata yang cukup kuat untuk masuk dalam arena broadband. Mereka punya frekuensi rendah di 850 Mhz untuk menopang coverage dan punya frekuensi tinggi berkapasitas besar di 2300 untuk capacity, kata Hendry Mulya Sjam, Senior VP LTE Project Telkomsel di hadapan awak media.
Telkomsel sendiri mengaku akan menarik alokasi 900 Mhz yang sebelumnya dipakai untuk menyediakan layanan 4G dan membebankan kapasitas pelanggan yang memakai teknologi komunikasi berbasis internet cepat itu di frekuensi 1800 Mhz miliknya. Hendri berkilah, frekuensi 900 Mhz masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan 2G yang masih banyak di jaringannya.
Kami sementara ini masih ingin mengoptimalkan kapasitas yang ada di 1800 Mhz untuk menyediakan layanan 4G, sementara ini kita pakai 10 Mhz dulu di situ. Sedangkan di 900 Mhz kita akan maksimalkan penggunaannya untuk layanan 2G karena penggunanya masih cukup besar di situ, tambah Hendri.
Telkomsel mengaku jumlah pelanggan yang telah menikmati layanan 4G LTE yang disediakannya masih terbilang sangat kecil. Dari 140 juta pelanggan yang dilayani Telkomsel di seluruh Tanah Air, baru 800 ribuan pelanggan yang telah berpindah menikmati layanan berbasis teknologi terbaru itu.
Operator seluler terbesar di Indonesia tersebut masih menyediakan layanan 4G secara terbatas di beberapa kota seperti Makassar, Jakarta dan Bali. Operator telekomunikasi seluler terbesar di Tanah Air ini mengaku telah menyiapkan daftar kota besar lain yang akan segera kebagian giliran menjajal 4G di tahun 2015 ini.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya