Lolos Palapa Ring II, XL akan gandeng Indosat Ooredoo

Ilustrasi XL © 2015 techno.id
Techno.id - Proyek pengadaan kabel bawah laut atau yang juga dikenal dengan Palapa Ring saat ini telah memasuki tahap kedua. Sebagai salah satu pihak yang berhasil lolos dari tahap pertama, PT XL Axiata Tbk kini resmi menggandeng PT Indosat Ooredoo dalam proses pembuatan konsorsium.
"Karena proses pengoperasian menjadi lebih susah, kami membutuhkan partner. Apalagi di pulau-pulau kecil, susah," ujar CEO XL Dian Siswarini sebagaimana dikutip dari Merdeka, Jum'at (20/11).
-
Perluas cakupan 4G, XL-Indosat berbagi jaringan Kerjasama yang dilakukan antara XL Axiata & Indosat Ooredoo ini juga sekaligus menjadi upaya untuk mendorong daya saing perusahaan.
-
Pemerintah Indonesia resmikan proyek Palapa Ring Barat Pada proyek Palapa Ring Barat akan dibangun jaringan serat optik di wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Natuna.
-
XL berjanji akan dukung pengembangan potensi wilayah NTB PT XL Axiata, berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi wilayah di Nusa Tenggara Barat melalui pengembangan jaringan telekomunikasi.
Dian mengatakan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika memang tidak mengharuskan operator untuk membuat konsorsium. Namun, pemerintah membolehkan operator untuk bekerja sama dengan operator lain. "Pemerintah tidak memaksa maupun mendorong, tapi memperbolehkan (kerja sama)," imbuhnya.
Konkorsium ini, lanjut Dian, terdiri dari dua operator dan satu perusahaan teknologi. Dari pihak operator, akan ada XL yang bekerja sama dengan Indosat Ooredoo. Sementara dari pihak perusahaan, XL mengajak PT Alita Praya Mitra.
Sebagai informasi tambahan, Palapa Ring sendiri merupakan proyek pembangunan jaringan utama di seluruh wilayah Indonesia. Proyek ini bertujuan untuk membuat warga Indonesia dapat menikmati kecepatan internet sebesar 10 Mbps untuk wilayah pedesaan, dan 20 Mbps untuk wilayah perkotaan.
Di tahap pertama, mega proyek ini dimenangkan oleh operator Telkomsel, Indosat, XL, Axiata, iForte Solusi Infotek, dan empat konsorsium lainnya. Mereka adalah Mora Telematika IndonesiaKetrosden Triasmitra, Super Sistem UltimaHuawei, Pandawa Lima, dan Matra Mandiri PrimaHitachi High Technologies IndonesiaPartibandar Utama.
Dalam menjalankan proyek ini, pemerintah akan menawarkan tiga tender paket yakni wilayah Barat, Tengah, dan Timur. Untuk wilayah Barat akan direntangkan fiber optik bawah laut sepanjang 1.122 kilometer. Sementara untuk wilayah Tengah dan Timur akan dibentangkan fiber optik bawah laut dan darat sepanjang 1.676 dan 5.681 kilometer.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya