Mengungkap 5 Fitur teknologi aksesibilitas Android yang jarang diketahui pengguna

foto: freepik/rawrpixel.com
Techno.id - Seiring dengan terus berkembangnya teknologi, Android tidak hanya menawarkan inovasi dalam hal fungsionalitas dan desain,tetapi juga menawarkan serangkaian inovasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan individu dengan berbagai keterbatasan.
Meskipun begitu, masih banyak pengguna yang belum sepenuhnya menyadari potensi penuh dari fitur aksesibilitas yang telah disematkan pada sistem operasi Android. Dalam artikel ini, Techno.id akan menjelajahi 5 fitur teknologi aksesibilitas pada Android yang sering kali terlupakan oleh pengguna, Senin (11/12).
-
6 Cara terbaik untuk mengambil tangkapan layar di ponsel Android Ada banyak cara untuk mengambil tangkapan layar di perangkat Android
-
8 Tips dan trik Android 6.0 Marshmallow Tips dan trik di Android 6.0 Marshmallow yang mungkin belum Anda tahu.
-
5 Gesture Android tersembunyi yang harus Anda tahu Ternyata, smartphone Android menyimpan beberapa gesture tersembunyi yang kemungkinan belum pernah Anda gunakan sebelumnya.
1. Double tap to wake
Sebagian besar pengguna Android tahu bahwa dengan mengetuk layar dua kali pada layar menggunakan jari mereka bisa digunakan untuk membuka kunci perangkat, tetapi fitur "Ketuk Layar" memungkinkan pengguna menyalakan perangkat tanpa memencet tombol power lagi.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengaktifkan layar dengan mengetuk dua kali pada layar. Proses ini dapat memudahkan akses cepat ke layar utama tanpa harus menggunakan tombol daya atau tombol lainnya. Pengguna dapat menggunakan dua jari mereka untuk menyalakan layar, mengaktifkan mode ini dapat mempermudah kamu dalam situasi tertentu, atau bahkan menjadi fitur favorit.
3. Mengambil tangkapan layar dengan 3 jari
Meskipun fitur tangkap layar atau screenshoot bukanlah hal baru, Android menyediakan fitur ini yang dapat disesuaikan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil tangkapan layar dalam berbagai kondisi tertentu. Dengan demikian, fitur ini memungkinkan pengguna mengambil tangkapan layar dengan menggunakan tiga jari. Fitur ini umumnya ditemukan di pengaturan ponsel dan dapat diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai keinginan pengguna.
3. Mode perbesaran jendela aktif
Fitur ini memungkinkan pengguna memperbesar bagian-bagian tertentu dari layar dengan mudah. Aktifkan fitur ini di Settings > Accessibility > Magnification gestures. Setelah diaktifkan, cukup triple-tap layar untuk memperbesar, dan pengguna dapat melakukan gerakan dengan dua jari untuk menjelajahi area yang diperbesar dengan menyorot jendela atau area spesifik.
Pengguna dapat memperbesar teks atau gambar yang mereka butuhkan tanpa mempengaruhi sisa antarmuka. Ini sangat berguna bagi mereka yang ingin fokus pada detail tertentu, seperti membaca teks kecil di halaman web atau pesan.
4. Talk back
"TalkBack" adalah layanan aksesibilitas yang dikembangkan Google untuk sistem operasi Android. Ini adalah fitur bawaan pada perangkat Android yang dirancang khusus untuk membantu pengguna dengan gangguan penglihatan atau pengguna yang membutuhkan dukungan aksesibilitas.
TalkBack memberikan umpan balik suara dan taktil untuk membantu pengguna berinteraksi dengan perangkat Android mereka. TalkBack menggunakan sejumlah gestur khusus untuk berinteraksi dengan perangkat.
Sebagai contoh, untuk menjelajah antarmuka, pengguna dapat menggeser dua jari untuk menjelajah, menggulir, dan menyentuh elemen untuk mengaktifkannya.
5. Transkrip instan (Speech-to-Text)
Proses mengubah ucapan menjadi teks secara instan atau hampir instan umumnya dikenal sebagai "Speech-to-Text" atau "Voice-to-Text." Beberapa aplikasi dan layanan menyediakan fitur ini untuk mengonversi ucapan yang diucapkan menjadi teks tertulis.
Setelah diaktifkan, kamu dapat mulai berbicara. Hasil teksnya akan muncul di area input teks. Kamu dapat mengirimnya atau menggunakan teks tersebut sesuai kebutuhan.
Dengan membagikan informasi tentang fitur-fitur aksesibilitas ini, diharapkan para pengguna Android dapat mengoptimalkan pengalaman mereka dan menjadikan perangkat mereka lebih dapat diakses oleh semua orang. Inovasi dalam teknologi aksesibilitas merupakan langkah positif digital yang lebih besar bagi semua pengguna.
(magang/rama prameswara)
RECOMMENDED ARTICLE
- 5 Tips efektif yang perlu kamu ketahui untuk menjaga daya tahan baterai smartphone seharian
- 10 Cara memperbaiki masalah smartphone Android tidak mau mengisi daya
- Cara memeriksa penyebab daya baterai smartphone Android kamu boros
- 4 Mitos daya tahan baterai iPhone cepat terkuras yang dipercaya kebenarannya
- Begini cara mengetahui apakah IPhone sedang mengisi daya saat kondisi mati total
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar