Menristek: Indonesia terlalu banyak aturan

Ilustrasi teknologi © 2015 misql.com
Techno.id - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir mengakui bahwa perkembangan inovasi teknologi di Tanah Air masih lambat. Menurutnya, hal ini karena Indonesia masih belum membenahi aturan yang saling tumpang tindih.
Nasir menambahkan, 'penderitaan' inovasi teknologi di Indonesia ternyata tak berhenti sampai situ saja. Selain tumpang tindih, aturan yang tengah diterapkan juga cenderung berbelit dan justru berpotensi menghambat perkembangan inovasi teknologi.
-
Strategi Kemenristekdikti hadapi dana riset minim Dalam menghadapi tantangan minimnya dana riset, Kemenristekdikti terapkan dua strategi ini!
-
Presiden Jokowi: Negara kita kebanyakan regulasi undang-undang! Jokowi mengeluh di Indonesia ternyata ada 42.000 aturan.
-
Pekan depan, Menristekdikti akan kenalkan 22 riset inovasi teknologi Menristekdikti segera kenalkan 22 hasil riset inovasi teknologi.
"Kebijakan di negeri ini masih saling tumpang tindih. Peraturan-peraturan mana yang bikin menghambat harus segera diperbaiki," ujarnya sebagaimana dikutip dari Merdeka, Selasa (15/12).
"Jangan sedikit-sedikit ada aturan yang pada akhirnya akan membatasi gerak (inovasi) kita. Berpikir seperti Korea Selatan yang mampu bersaing dengan Jepang," tambahnya.
Sebagai gambaran sederhana, ia kemudian mencontohkan aturan mengenai keuangan untuk pengembangan riset. Karena proses birokrasinya yang cukup rumit dan berlapis, kinerja para peneliti di Tanah Air menjadi terhambat.
"Riset itu seharusnya tidak diganggu dengan masalah keuangan. Janganlah peneliti dipusingkan dengan hal itu," katanya saat memberikan sambutan di acara Innovation Business Gathering dan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2015.
RECOMMENDED ARTICLE
- Putus dari Konami, kreator game seri Metal Gear dirumorkan gabung Sony
- Kalau mau sukses dagang online, jual produk ini saja!
- MacKeeper 'kecolongan' bocorkan 13 juta data penggunanya
- Eropa berniat larang remaja di bawah 16 tahun mengakses media sosial
- Media sosial Anda akan diperiksa saat mengajukan visa
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar