Menristekdiksi buka jalur khusus untuk film animasi Tanah Air

Muhammad Nasir, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan © 2015 ristek.go.id
Techno.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terlihat terus berupaya mengembangkan industri kreatif dalam negeri. Kali ini, pemerintah secara resmi membuka jalur "Channel Link" agar potensi industri kreatif bidang film animasi dapat terangkat.
"Tujuannya agar film-film animasi karya anak bangsa dapat ikut bersaing dengan produk animasi kelas dunia," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir.
-
4 Fakta film Jumbo dan Kancil, gunakan teknologi animasi lokal Film ini menggandeng animator Indonesia yang juga memiliki kualitas seperti animator luar.
-
Pemkot Cimahi ingin industri animasi lokal dikenal dunia Pemkot Cimahi: "Dorong industri kreatif lokal dengan berbagai kegiatan tingkat nasional maupun internasional"
-
Film Malaysia tentang batik raih banyak penghargaan internasional Tayang perdana di 26 ajang festival di 17 negara.
Upaya ini, menurutnya, didasari atas potensi besar yang sebenarnya dimiliki anak-anak bangsa dalam mengembangkan industri kreatif. "Potensi ini harus didukung, salah satunya dengan membuka Channel Link bagi industri kreatif film animasi yang ada di Indonesia," imbuhnya.
Nasir menengarai, perkembangan industri kreatif bidang film animasi di Indonesia selama beberapa tahun belakangan telah mengalami peningkatan yang signifikan. Sayangnya, karya-karya tersebut masih seolah hilang begitu saja karena kondisi internal Indonesia yang kurang mendukung.
"Banyak karya kreatif anak bangsa yang tercipta, namun hilang begitu saja. Karena itu melalui Direktorat Jenderal Inovasi, kami akan melakukan Channel Link antar industri animasi kreatif dan instansi kementerian," terangnya.
Channel Link, kata Nasir, untuk saat ini telah terkoordinasi dengan industri animasi yang ada di Batam. Nasir mengklaim, Batam bahkan menjadi industri yang mengkoordinasi animasi di Asia Tenggara hingga seluruh wilayah Asia.
Ia pun berharap dengan adanya jalur ini (Channel Link), industri kreatif film animasi di Tanah Air dapat saling terhubung sebagai jalan pembuka untuk pasar dunia. Sebagai salah satu contohnya, ia mengungkapkan bahwa film animasi "Battle of Surabaya" telah berhasil masuk nominasi film animasi Hollywood.
"Kualitas animasi di Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata, ini terbukti dengan film animasi karya anak bangsa Battle of Surabaya yang masuk nominasi film animasi Hollywood. Peran pemerintah di sini sangat dibutuhkan," tegasnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya