Mobil pintar bakal bikin lampu lalu lintas tak lagi berguna

Ilustrasi lalu lintas di masa depan © huffingtonpost.com
Techno.id - Berita seputar mobil pintar banyak dibicarakan media. Kendaraan masa depan tersebut dikatakan bakal mampu mengurangi angka kecelakaan di jalan akibat kelalaian manusia dalam mengemudikan kendaraan konvensional. Para produsen otomotif pun tampaknya berlomba menambahkan fitur pintar pada kendaraan terbarunya.
Namun seperti yang dilansir Apple Car Fans pada hari Rabu (23/03/16) lalu, para ilmuwan MIT mengatakan bahwa sesungguhnya Anda tak membutuhkan mobil pintar seperti Apple Car misalnya, untuk meningkatkan keselamatan dan tak lagi melanggar lampu lalu lintas. Para ilmuwan tersebut mengatakan, yang sebenarnya dibutuhkan adalah beberapa sensor saja untuk membuat konsep dari kendaraan pintar tersebut bekerja dengan baik.
-
Tak cuma self driving, kendaraan harus memiliki fitur pintar ini Sebuah mobil yang bisa berjalan sendiri harus bisa mengenali rambu lalu lintas serta pejalan kaki. Bagaimana caranya?
-
5 teknologi otomotif berikut bakal jadi tren kendaraan masa depan Tak hanya gadget saja yang mengalami perkembangan cukup pesat, dunia otomotif pun marak dengan penemuan menarik yang bisa dipakai di masa depan.
-
4 Teknologi anti-kecelakaan yang sudah ada di mobil Pernah mencoba salah satunya?
Paolo Santi dari Ambient Mobility Lab dan Carlo Rati dari Senseable City Laboratory sedang terlibat dalam sebuah proyek untuk mewujudkan konsep kendaraan aman di masa depan. Mereka telah menciptakan teknologi yang dinamakan sistem saraf, yang nantinya akan diadaptasi pada kendaraan masa depan.
Intinya, sistem ini diinstal pada mobil, dan pengemudi hanya perlu menginstruksikan pada mobilnya, berapa kecepatan, serta parameter lain yang dibutuhkan kendaraan. Lalu, apakah teknologi tersebut bakal menjamin takkan ada lagi kecelakaan di jalan?
Para ilmuwan tersebut mengatakan bahwa tentu saja masih ada resiko terjadi kecelakaan, khususnya yang disebabkan oleh human error. Walaupun sensor dan sistem bekerja dengan benar, tetap saja pengemudi masih bisa melakukan kesalahan, dengan memasukkan input parameter yang salah misalnya.
Satu hal yang jelas, jika semua kendaraan di masa yang akan datang dibekali kepintaran serta sensor yang mampu bekerja lebih baik dibanding manusia, masihkah pengguna jalan membutuhkan lampu lalu lintas? Bagaimana menurut Anda?
RECOMMENDED ARTICLE
- Baru terima paten, mobil self driving Google tabrak sebuah bus
- Benarkah Apple Car tak bisa diretas?
- Peneliti MIT: Di masa depan jalanan tak memerlukan lampu lalu lintas!
- Uber berniat gunakan mobil self driving di masa depan, benarkah?
- Jadi piranti standar, teknologi ini akan digunakan pada semua mobil
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar