Modernisasi jaringan di Surabaya, Telkom manfaatkan FTTH dan MDU

Ilustrasi Telkom © 2016 techno.id
Techno.id - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) saat ini sedang melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi di ibukota Jawa Timur, Surabaya. Modernisasi ini, yaitu mengganti empat Sentral Telepon Otomat (STO) ke infrastruktur baru.
Direktur Network dan IT Solution Telkom, Abdus Somad Arif, mengatakan bahwa infrastruktur baru yang dimodernisasi adalah dengan menggunakan teknologi Fibre to The Home (FTTH) dan optimalisasi Multi Dwelling Unit (MDU) atau yang juga dikenal dengan pusat terminasi layanan broadband.
-
Tingkatkan kualitas internet, Telkom mutasi gardu tembaga ke fiber Telkom: Sebanyak 374 gardu telepon konvensional berjaringan kabel tembaga sudah diganti dengan gardu Indihome
-
Ingin internet cepat Telkom bangun jaringan kabel optik bawah laut Sudah saatnya Indonesia bisa menikmati internet cepat, sehingga membantu masyarakat untuk melakukan komunikasi lancar dan cepat.
-
7 Cara Telkomsel dukung digitalisasi masyarakat, paket data cuma Rp10 Menyiapkan jaringan broadband untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh
"Modernisasi jaringan ini merupakan komitmen Telkom untuk memberikan kebanggaan baru kepada pelanggan sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam membangun infrastruktur broadband di seluruh Indonesia," ujar Somad di Surabaya.
Selain komitmen dan dukungan, lanjut Somad, modernisasi infrastruktur juga terkait dengan berakhirnya masa pakai perangkat (obsolete) yang didukung oleh perkembangan teknologi terkini. "Kegiatan ini akan terus dilanjutkan sampai seluruh STO yang kami miliki dimodernisasi," lanjutnya.
Menurutnya, total STO yang dimiliki Telkom saat ini adalah 1.250. Sementara yang sudah melalui proses modernisasi sebanyak 640 STO. Sedangkan sisanya, sebanyak 212 STO kini masih dalam proses modernisasi dan diharapkan selesai pada 2021.
"Di tahun ini, Telkom menargetkan sebanyak 71 STO akan dimodernisasi menggunakan teknologi FTTH dan MDU," paparnya.
Adapun tujuan modernisasi jaringan ini adalah untuk mempercepat terwujudnya Telkom Video Centric Network, yakni menuju jaringan akses dengan kecepatan maksimal yang ditawarkan sebesar 4Mbps.
"Serat optik di teknologi yang baru mampu menyalurkan bandwidth hingga 100Mbps. Dan modernisasi jaringan tentunya sejalan dengan upaya meningkatkan layanan dan keragaman konten dengan kualitas broadband yang limitless bandwidth," jelasnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar