Pemasaran lewat video jadi cara paling efektif untuk cepat kaya

Ilustrasi video marketing © 2015 maudience.com
Techno.id - Fenomena jual beli melalui transaksi online bukanlah hal baru. Bahkan, saat ini jual beli online banyak dimanfaatkan berbagai kalangan sebagai mata pencarian yang menjanjikan. Oleh karena itu, pemasaran online mulai ditingkatkan agar hasil yang didapat lebih besar ketimbang proses jual beli secara tradisional.
Untuk itu, para penjual memasang iklan di mana-mana, mulai dari iklan televisi, media cetak, media sosial, hingga video. Namun, banyak pelaku pemasaran yang meyakini bahwa dari semua metode tersebut yang paling efektif untuk memasarkan sebuah produk adalah melalui media video. Mengapa demikian?
-
Begini caranya agar akun sosial media kamu bisa menghasilkan uang Media sosial bukan hanya sebagai ajang eksistensi semata, Kesempatan buat kamu mendapatkan penghasilan dari sosial media saat ini sangatlah mudah
-
Facebook Live Video diprediksi akan berpengaruh untuk pemasaran Facebook dinilai lebih unggul dari fitur layanan sejenis.
-
Mau membuat video iklan? Twitter usulkan 5 strategi berikut Sebelum mengusulkan hal ini, Twitter telah mempelajari konten video dari fitur Promoted Video miliknya.
Semua tahu bahwa video merupakan tampilan visual yang lebih atraktif daripada gambar. Dari video, para pelanggan menjadi tahu persis seperti apa produk tersebut. Selain itu, video juga dapat lebih menggoda mata pembeli dengan tayangan yang memikat, seperti yang dilaporkan oleh Mashable (8/10/15).
Terlepas dari strategi pemasaran tadi, saat ini video memang sudah digemari oleh para netizen. Bahkan, Facebook, Twitter, dan Instagram juga menggunakan video di peramban mereka. Apalagi YouTube yang sudah memulai tren video sosial ini sejak tahun 2005. Mark Zuckerberg juga sempat berujar bahwa dalam lima tahun ke depan, konten Facebook akan dipenuhi dengan video. Dia juga mengungkap bahwa sebanyak 4 miliar pengguna Facebook streaming video setiap hari.
Para peneliti juga pernah mengungkap, sebanyak 66 persen laki-laki dan 60 persen perempuan suka mengomentari postingan video ketimbang postingan tulisan atau gambar. Dari sini, perusahaan suatu produk menyadari bahwa penjualan mereka akan meningkat bila dipasarkan menggunakan media video.
Jika pemasaran video ini terus dikembangkan, bukan tak mungkin seorang penjual online akan meraup keuntungan lebih banyak dari pedagang di toko tradisional.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar