Pemerintah AS tolak tawaran Elon Musk untuk uji implan chip ke otak manusia, terlalu berisiko

foto: YouTube/ Joeseppi
Techno.id - Setelah berhasil menghadirkan ChatGPT dengan basis teknologi AI, kini Elon Musk tengah mempersiapkan rencananya bersama Neuralink. Musk melalui perusahaan medisnya segera memulai uji coba implan otak revolusioner pada manusia untuk mengatasi kondisi sulit seperti kelumpuhan dan kebutaan.
Sebagai informasi, Neuralink adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh teknopreneur Elon Musk pada tahun 2016 dengan tujuan untuk mengembangkan teknologi implantasi otak yang terintegrasi dengan komputer. Teknologi ini dirancang untuk menghubungkan otak manusia secara langsung dengan komputer, sehingga memungkinkan manusia untuk berkomunikasi dengan perangkat elektronik secara lebih efisien dan mendapatkan akses ke informasi dalam waktu nyata.
-
Elon Musk ungkap proyek tanam chip di otak manusia Proyek gila ini akan dieksekusi pada tahun 2020.
-
Militer AS habiskan dana $60 juta bangun teknologi cyborg Dengan teknologi ini karakter fiksi RoboCop bisa jadi kenyataan.
-
Peneliti Tiongkok temukan mobil yang bisa dikendalikan otak Teknologi ini nantinya memungkinkan untuk digunakan orang cacat fisik yang tidak bisa mengendalikan mobil secara manual.
Neuralink berfokus pada pengembangan interface otak-komputer yang menggunakan chip elektroda ultra-kecil ditanamkan di dalam otak. Teknologi ini dapat membaca sinyal-sinyal elektrik yang dipancarkan oleh neuron di dalam otak, dan mengirimkan informasi ke komputer untuk dianalisis dan digunakan untuk mengendalikan perangkat elektronik atau bahkan mengatasi gangguan neurologis.
Tujuan akhir Neuralink adalah untuk menciptakan "simbiosis" antara manusia dan mesin, di mana manusia dapat memanfaatkan kekuatan mesin untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan mereka, sementara mesin dapat belajar dan berkembang dari pengalaman manusia. Namun, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan perlu melalui uji coba dan pengujian cukup ketat sebelum dapat digunakan secara luas.
Namun baru-baru ini, percobaan mengenai implantasi chip ke dalam otak manusia ditolak oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA). Lantas apa yang melatarbelakanginya? Kali ini techno.id akan memberikan ulasan terkait Neuralink yang ditolak FDA.

Elon Musk Neuralink chip otak
foto: YouTube/ Joeseppi
Penyebab penolakan dari FDA disinyalir karena perusahan besutan Musk tersebut tidak cukup mengantongi izin. FDA menjelaskan keputusan tersebut kepada Neuralink, mereka menguraikan lusinan masalah yang harus ditangani perusahaan sebelum pengujian manusia, tonggak penting dalam perjalanan menuju persetujuan produk akhir.
Selain itu, terdapat masalah yang cukup berpotensi membahayakan, yakni keamanan utama agensi melibatkan baterai lithium perangkat, potensi kabel kecil implan untuk bermigrasi ke area lain di otak, dan pertanyaan tentang apakah dan bagaimana perangkat tersebut dapat dilepas tanpa merusak jaringan otak.
Sebelumnya, Musk bersama Neuralink telah menguji coba chip buatannya ke dalam otak babi. Percobaan ini dinilai berhasil, karena tidak menyebabkan kerusakan permanen pada otak babi.
Musk sudah beberapa kali mencoba untuk memberikan keterangan lebih lanjut terkait izin ke FDA. Namun ia juga berkali-kali ditolak. Kendati demikian, Musk dan staf dari Neuralink belum mau memberikan keterangan secara gamblang, bagian mana yang menjadi penyebab dari penolakan FDA. Tentu hal ini dinilai wajar, karena berbagai dokumen dikembangkan oleh Musk dan Neuralink bersifat rahasia.
foto: Pexels.com
Lebih lanjut, perusahaan yang mendapatkan persetujuan pengujian manusia biasanya melakukan setidaknya dua putaran uji coba sebelum mengajukan persetujuan FDA untuk memasarkan perangkat secara komersial.
Pada November lalu, Elon Musk sesumbar, bahwa perusahaan Neuralink akan mendapatkan persetujuan dari FDA dalam waktu enam bulan. Tentu perkataan dari Musk tidak bisa dianggap sepele. Apalagi ia telah berhasil mengeluarkan Cyber Truck yang sudah masuk di tahap produksi.
RECOMMENDED ARTICLE
- Google rilis Magic Eraser bagi pengguna Google One di Android dan iOS, langsung ditanggapi Elon Musk
- Kreator konten Twitter bisa mendapatkan uang hanya dari ngetwit, ini penjelasannya
- Elon Musk tarik biaya akun Twitter komersil & pemerintah, ini sebabnya
- Uji coba berhasil, Hyperloop pun berganti nama
- Elon Musk tidak takut dengan mobil listrik Apple
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya