Platform X bakal menghadirkan fitur panggilan video

foto: unsplash/julian christ
Techno.id - Platform X yang sebelumnya bernama Twitter akan menghadirkan fitur panggilan video. Fitur ini sebagai bagian dari upaya X untuk mengubah platform ini menjadi aplikasi yang menawarkan berbagai macam layanan.
Hal ini disampaikan CEO X, Linda Yaccarino saat wawancara dengan CNBC belum lama ini. Yaccarino mengatakan pengguna tak lama lagi akan dapat melakukan panggilan video chat tanpa harus memberikan nomor telepon kepada siapa pun di platform ini.
-
Elon Musk suntik mati sisa terakhir peninggalan Twitter, kini beralih ke alamat web X Semua sistem inti sekarang aktif X.com
-
WhatsApp akan lengkapi aplikasinya dengan fitur panggilan video Fitur baru ini diduga akan hadir awal tahun 2016.
-
XL siapkan aplikasi penantang WhatsApp dan Line? XL Axiata kenalkan aplikasi XL RCS (Rich Communication Suite over LTE) yang mirip dengan WhatsApp dan Line.
Langkah ini diambil X mengingat hampir semua platform media sosial saat ini telah menawarkan fitur panggilan video. Jadi masuk akal jika X akhirnya tak mau ketinggalan. Sebagaimana diketahui, X mengalami banyak perubahan setelah platform ini diakuisisi Elon Musk.
Sejak ditarik Musk untuk mengelola X, Yaccarino yang notabene mantan eksekutif NBCUniversal ini ditugaskan untuk mengubah X menjadi aplikasi yang bisa digunakan untuk segala hal, sesuatu yang sudah lama dibicarakan Musk.
Transisi X dimulai secara sungguh-sungguh sejak bulan lalu ketika perusahaan mengubah namanya dari Twitter menjadi X. Perubahan tersebut, kata Yaccarino memungkinkan X berevolusi dari pola pikir dan pemikiran lama.
Menurutnya memperkenalkan panggilan video hanyalah bagian kecil dari banyaknya fitur yang akan ditambahkan di masa mendatang. Bahkan kabarnya X akan menyajikan fitur untuk melakukan pembayaran antara pengguna, teman, dan kreator di platform.
Bahkan X juga telah mulai mengizinkan pengguna untuk memonetisasi konten yang mereka bagikan. Fitur lain yang juga sedang disiapkan adalah belanja online dan perbankan. Tujuan akhinrya, X menawarkan banyak aktivitas dalam satu platform, seperti WeChat, platform asal China yang telah sukses menjadi aplikasi sehari-hari bagi pengguna.
RECOMMENDED ARTICLE
- Elon Musk mengumumkan X akan segera memiliki pencarian semantik, ini fungsinya
- Cara menghapus akun Twitter secara permanen, hati-hati dengan aplikasi pihak ketiga
- Perubahan nama Twitter menjadi X menimbulkan masalah pada Microsoft Edge dan Apple App Store
- Pakai ekstensi ini di Google Chrome untuk mengembalikan logo lama Twitter yang ikonik
- Ini alasan Apple tetap mempertahankan nama Twitter di App Store, bukan X
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar