Qualcomm perkenalkan ControlNet, platform berbasis AI yang nggak perlu sambungan internet

foto: qualcomm
Techno.id - Sebagian besar dari kita sekarang sudah mencoba-coba membuat gambar secara generative menggunakan Artificial Intelligence (AI). Tinggal memasukkan perintah kecil ke dalam kolom teks dan platform online seperti Stable Diffusion, Midjourney, atau DALL-E, maka hasilnya menjadi sesuatu gambar yang indah atau bahkan aneh.
Satu kesamaan yang dimiliki semua platform AI tersebut adalah kebutuhan koneksi internet. Lantas, bagaimana jika ada cara untuk melakukan hal serupa yakni pembuatan gambar AI Generatif hanya dengan menggunakan ponsel tanpa perlu terhubung ke Internet atau Cloud sama sekali? Kini ada solusinya melalui ControlNet yang diluncurkan Qualcomm.
-
Qualcomm perkenalkan Snapdragon 8S Gen 3, chipset selular yang dibekali fitur AI generatif Snapdragon 8S Gen 3 menyertakan dukungan untuk fitur AI generatif
-
Snapchat perkenalkan Dreams, fitur AI generatif yang bikin foto selfie jadi karya seni animasi Fitur ini akan tersedia di seluruh dunia dalam beberapa minggu lagi
-
Qualcomm diam-diam rambah industri drone! Qualcomm ternyata juga sedang mempersiapkan diri untuk merambah industri drone dengan merilis sebuah platform khusus, Qualcomm Snapdragon Flight.
Diluncurkan baru-baru ini di Computer Vision and Pattern Recognition Conference (CVPR) di Vancouver, Kanada, ControlNet merupakan model pembuatan gambar AI mobile baru yang memiliki dua manfaat utama yang menggiurkan. Pertama model ini bersifat lokal, sehingga ControlNet dapat bekerja di hampir semua platform tanpa memerlukan koneksi internet.
Kedua, alih-alih hanya menggunakan teks untuk menghasilkan gambar AI, ControlNet bisa juga dimulai dengan gambar awal yang diberikan dan kemudian memanipulasinya berdasarkan perintah teks. Dalam beberapa hal, model ini mirip dengan Firefly AI dari Adobe, yang bisa menghasilkan bagian AI untuk menyempurnakan gambar yang ada. Tapi, Firefly AI memerlukan koneksi internet agar berfungsi.
ControlNet dapat berjalan di Windows, Mac, iOS, dan Android. Tetapi model ini akan berjalan cepat di platform Snapdragon Qualcomm, khususnya prosesor sinyal digital Hexagon (DSP) pada prosesor seluler Snapdragon 8 Gen 2 seperti yang ada di Samsung Galaxy S23 Ultra.
Cara kerjanya, ControlNet melakukan pekerjaan dengan mengambil bentuk dan struktur dasar yang ditemukannya dalam gambar dan menggambar di sekelilingnya. Artinya, ControlNet tidak selalu membutuhkan foto yang lengkap untuk menghasilkan gambar baru atau gambar yang diubah.
Bahkan sketsa kasar dan teks prompt dapat menghasilkan sesuatu yang menarik. Dalam satu gambar demo yang disediakan Qualcomm, mereka menunjukkan sketsa kasar anak kucing yang diubah menjadi kucing surealis yang, entah bagaimana, masih menyerupai gambar aslinya.
Dengan pembuatan AI lokal, gambar asli pengguna tidak dikirim ke cloud, dan juga tidak dibagikan dengan pihak ketiga atau disimpan di server yang jauh. Hal ini, seperti yang diinginkan sebagian besar pendukung privasi. Artinya ini merupakan loop tertutup. Qualcomm meluncurkan SDK ControlNet untuk para pengembang yang ingin memulai pemrograman dan pengujian di Hexagon.
RECOMMENDED ARTICLE
- Samsung resmi menyematkan aplikasi pengeditan gambar Galaxy Enhance-X untuk ponsel lebih lawas
- The Beatles akan merilis rekaman terakhir, menggunakan suara John Lennon melalui bantuan AI
- Chat GPT menjadi keterampilan paling diburu para profesional di Indonesia
- Lenovo luncurkan laptop gaming Lenovo LOQ, dibekali chip AI dengan dua pilihan prosesor
- Lenovo luncurkan laptop gaming seri Legion yang berbasis AI, mampu melibas game berat
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar