RCTI meraup pendapatan kotor hingga Rp 4,765 triliun

Ilustrasi remote TV © 2015 Dmitry ND / Shutterstock.com
Techno.id - Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan jika industri di Indonesia sedang mengalami masa lesu. Bagaimana tidak lesu? Pertumbuhan ekonomi yang tahun lalu mencapai 5,14 persen, kini hanya sebesar 4,71 persen. Namun, apa yang terjadi dengan 13 stasiun TV nasional sungguh bertolak belakang.
Menurut data yang didapat dari Adstensity, belanja iklan di televisi pada semester pertama 2015 mencapai Rp 32,919 triliun. Angka sebesar ini hanya berasal dari pendapatan kotor 13 stasiun TV nasional.
-
Selama Ramadan belanja iklan TV tembus Rp 7 triliun RCTI lebih mendominasi dengan mendapat bagian Rp 1,049 triliun
-
e-Commerce bantu dongkrak pendapatan iklan TV Industri e-commerce melesat di tahun 2015, pendapatan iklan TV pun tertolong
-
Iklan apa yang paling sering muncul di tv selama tahun 2015? Survei yang dilakukan Adstensity menempatkan iklan Marjan Melon paling sering muncul di televisi menjelang bulan Ramadan.
"Persaingan antar kelompok televisi masih seru meski ekonomi melambat, tapi turunnya Trans grup dari sisi pendapatan mengejutkan. Di sini perlunya talent-talent dalam mengendalikan industry kreatif," kata Sapto Anggoro, selaku direktur PT. Sigi Kaca Pariwara, pengembang platform riset Ad Adstensity, seperti yang dikutip dari Merdeka (2/7/15).
Dari 13 Stasiun tv nasional yang di data Adstensity, RCTI tercatat sebagai stasiun TV dengan pendapatan kotor tertinggi hingga mencapai Rp 4,765 triliun. Berikutnya adalah SCTV dengan pendapatan mencapai Rp 4,731 triliun. Nomor ketiga diduduki oleh MNC TV dengan pendapatan mencapai Rp 3,843 triliun. Sedangkan pendapatan terendah diperoleh TVRI dengan raihan angka Rp 12,005 miliar.
Walaupun RCTI memperoleh pendapatan kotor tertinggi, namun penguasaan pendapatannya hanya mencapai 15 persen. Sedangkan, SCTV dan MNC TV masing-masing menguasai 14 persen dan 12 persen. Sementara Trans Corp yang selama bertahun-tahun menduduki peringkat tertinggi, semester pertama 2015 ini hanya mendapatkan 8 persen pangsa pasar.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya