Sekarang para kreator bisa dapat cuan dari Twitter, begini persyaratannya

foto: ilustrasi (unsplash/alexander shatov/X.com)
Techno.id - Platform micro-blogging milik Elon Musk, Twitter yang baru-baru ini berganti nama menjadi X secara resmi meluncurkan fitur pembagian pendapatan iklan. Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi pendapatan dari tayangan iklan yang ditampilkan pengguna yang terverifikasi sebagai balasan dari konten yang mereka posting di X.
Platform ini mengklaim fitur ini akan membantu orang mencari nafkah langsung di X. Dengan fitur ini, para kreator di platform media sosial tersebut dapat mengatur pembagian pendapatan iklan dan langganan kreator secara mandiri. Fitur ini akan tersedia secara global dan para kreator yang memenuhi syarat akan dapat mengajukan permohonan pembayaran.
-
Sama-sama untuk monetisasi konten Twitter, ini perbedaan fitur Subscription dengan Super Follows Fitur Subscription sendiri dapat dilakukan dengan syarat minimal memiliki 500 follower.
-
Baca berita di Twitter harus bayar, sudah mulai berlaku pada bulan Mei Elon Musk memberikan penjelasan bahwa fitur ini menjadi alternatif baru saat ingin membaca berita melalui Twitter.
-
8 Cara mendapatkan uang dari YouTube dan syarat terbarunya Di Indonesia sendiri, popularitas YouTube kian meningkat.
Kriteria kelayakan
Agar memenuhi syarat untuk mendapatkan bagi hasil iklan, kreator harus berlangganan Twitter Blue atau harus terverifikasi. Selain itu, kreator yang memenuhi syarat harus memiliki setidaknya 15 juta tayangan pada postingan kumulatif mereka dalam 3 bulan terakhir. Selain itu, kreator juga harus memiliki setidaknya 500 pengikut.
Pengguna yang memenuhi syarat yang ingin mengklaim pembayaran harus memiliki akun Stripe. Twitter menggunakan platform Stripe untuk memproses pembayarannya. Selain itu, pengguna yang memenuhi syarat juga harus mematuhi ketentuan bagi hasil iklan.
Ketentuan ini termasuk standar monetisasi kreator dan aturan X. Pengguna akan dapat mengajukan langganan kreator dan bagi hasil iklan dengan mengakses opsi monetisasi di pengaturan. Namun, jika pengguna ditemukan melanggar ketentuan bagi hasil iklan, mereka akan dikeluarkan dari program.
RECOMMENDED ARTICLE
- Elon Musk ingin rebranding Twitter, ikon burung biru bakal segera sirna digantikan huruf X
- 10 Aplikasi smartphone yang cukup “rakus” menyedot kuota data
- Cara memeriksa daftar pengikut orang lain di Threads, mudah dan cepat
- Mastodon meluncurkan aplikasi Android yang diperbarui, banyak pilihan kostumisasi
- Begini cara mengubah nama pengguna di aplikasi Threads
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar