Soal akuisisi Link Net, Indosat bilang masih tahap proses

Ilustrasi Indosat © 2015 techno.id
Techno.id - Sekitar bulan Juni lalu, Indosat sempat mengaku tertarik dengan penawaran saham dari Link Net. Namun setelah beberapa bulan berlalu, CEO Indosat Alexander Rusli mengaku bahwa proses tersebut masih dalam tahap diskusi.
Menurut Alex, ketertarikan Indosat untuk mengakuisisi Link Net sebenarnya bukanlah dalam bentuk akuisisi normal (seutuhnya). Sehingga hal inilah yang menurut Alex dapat membuat proses diskusi menjadi panjang dan lama.
-
Indosat Ooredoo berniat tambah kekuatan pakai frekuensi nganggur Ini terobosan yang dilakukan oleh Indosat demi meningkatkan pelayanan untuk pelanggan setianya.
-
Dorong transformasi digital layanan terpadu, Indosat, Asianet, dan MNC Play lakukan akuisisi strategis Akuisisi ini menjadi sebuah tonggak penting dalam perjalanan industri telekomunikasi di dalam negeri
-
Dua tahun bersiap, Indosat yakin bakal lancar sediakan jaringan 4G Operator "kuning" tersebut dikabarkan telah melakukan serangkaian persiapan sejak dua tahun lalu.
"Sebenarnya kami tertarik, tapi bukan dalam bentuk akuisisi normal. Varian akuisisi itu banyak, bisa saja beli sebagian atau malah mereka yang masuk ke anak usaha Indosat," ujarnya sebagaimana dikutip dari Merdeka, Senin (16/11).
Hingga saat ini, ia pun masih belum membeberkan rencana terkait kapan proses akuisisi Indosat ini bakal berakhir. Padahal, Indosat kala itu sudah terlihat cukup bersemangat untuk menggabungkan layanan miliknya dengan Link Net.
"Kami melihat bahwa layanan dari Link Net dan Indosat dapat bersinergi dengan baik, termasuk dari sisi teknologi. Kami ingin bermain triple play," ujar Alex kala itu.
Sementara itu, Indosat sendiri bukanlah satu-satunya perusahaan yang tertarik dengan Link Net. Mereka pun harus bersaing ketat dengan operator telekomunikasi XL dan MNC Group yang juga memperebutkan penawaran saham Link Net.
RECOMMENDED ARTICLE
- Presiden Jokowi akan meresmikan 4G LTE 1.800MHz akhir tahun 2015
- Tak bakal tubrukan, balon Google terbang lebih tinggi dari pesawat
- Optimalkan teknologi komunikasi, Ericsson rangkul 3 operator raksasa
- Aplikasi peduli kanker payudara Pita Pink resmi dirilis
- Pegiat OpenBTS kritisi kerja sama operator dengan balon Google
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya