Suka jadi cyber-bully? Instagram bukan tempat Anda!

Techno.id - Era internet berjalan beriringan dengan lahirnya budaya bersosialisasi di dunia maya, yang berupa jejaring sosial. Hal ini terlihat menyenangkan di awal. Namun dengan berbagai kemudahan untuk berbicara, terkadang konsep 'kebebasan berbicara' jadi 'berbicara kebencian dengan bebas.'
Hal ini yang mendorong lahirnya frasa 'Twitwar' yang kerapkali terjadi antar pengguna di Twitter, atau 'bashing' yang juga setiap saat terjadi di kolom komentar Instagram.
-
Pengguna Instagram kini bisa menyaring komentar sesuai yang disukai Instagram akan menyaring komentar yang mengganggu.
-
Fitur baru Instagram (IG), deteksi caption untuk cegah bullying Kamu harus berhati-hati dalam menuliskan caption.
-
Cara mengatur siapa saja yang bisa berkomentar di postingan Instagram kamu Kamu dapat membatasi orang-orang yang tidak ingin mengomentari kiriman kamu di Instagram
Hal ini banyak berpengaruh di hidup seseorang, terutama para pesohor yang seringkali menjadi bahan 'bully' tanpa dirinya seringkali melakukan kesalahan yang signifikan. Hal ini membuat Instagram jadi tempat yang 'horor' untuk membagi sesuatu di dunia maya.
Namun hal ini akan segera berubah. Pasalnya Instagram akan segera memberlakukan fitur filter terhadap kolom komentar. Atau bahkan, pengguna bisa mematikan kolom komentar jika ia menginginkannya. Sebelumnya, Instagram telah memberlakukan aturan untuk berbagai kata-kata kasar, namun tak seberapa efektif. Mungkin membiarkan pengguna sendiri yang mengontrol adalah cara yang paling efektif.
"Tujuan kami adalah untuk membuat Instagram lebih ramah, menyenangkan, dan yang paling penting menjadi tempat yang aman untuk mengekspresikan diri," ungkap Nicky Jackson Colaco, kepala dari divisi kebijakan publik dari Instagram, dilansir dari Washington Post.
"Kami secara perlahan memulai untuk menawarkan berbagai opsi untuk memenuhi berbagai pengalaman berkomentar untuk segmen yang lebih luas," tambahnya.
Rumor yang beredar, fitur ini sebelumnya telah secara khusus digunakan oleh Taylor Swift ketika sang pop star bersitegang dengan Kim Kardashian dan Kanye West minggu lalu. Meski masyarakat mengamini 'konspirasi' ini, hal tersebut dibantah oleh Jackson Colaco.
Fitur ini akan dinikmati terlebih dulu oleh para pemilik akun 'high-profile' Instagram, yakni para seleb dan berbagai akun yang memiliki followers terbanyak di Instagram. Untuk para pengguna biasa, fitur ini akan muncul dalam beberapa bulan lagi.
Diharapkan, dengan adanya fitur ini cyber-bully dan berbagai pelecehan dengan kata-kata di dunia maya bisa segera musnah. Hal ini sangat penting bagi pengguna Instagram yang terdiri dari berbagai kalangan, yang berjumlah 500 Juta pengguna aktif per bulannya.
Jadi jika Anda adalah seorang cyber-bully, Instagram tak lagi tempat ternyaman Anda.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar