Teknologi masih jadi faktor minimnya optimalisasi pendidikan

Ilustrasi Microsoft © 2015 Pieter Beens / Shutterstock.com
Techno.id - Kurangnya pelatihan teknologi, pendanaan, dan kurikulum yang belum terintegrasi dengan teknologi merupakan tantangan terbesar yang dihadapi para guru se-Asia Pasifik. Fakta ini berdasarkan survei perdana yang melibatkan hampir 200 tenaga pengajar dalam Microsoft Asia EduTech Survey 2016.
Survei ini dilakukan dalam acara Bett Asia Leadership Summit 2015, sebuah konferensi untuk para pendidik se-Asia yang memiliki terobosan teknologi dalam bidang edukasi. Sebanyak 53 persen guru menganggap kurangnya pelatihan merupakan tantangan utama untuk memaksimalkan teknologi.
Diikuti dengan kurangnya pendanaan (51 persen) dan kurikulum yang belum terintegrasi dengan perkembangan teknologi (46 persen).
Pelatihan dasar teknologi untuk guru-guru di Indonesia masih sangat minim, dan karenanya mereka sangat antusias terhadap setiap kesempatan untuk mengembangkan diri dalam bidang teknologi. Hal ini terlihat dalam penyelenggaraan Partners in Learning yang diadakan di Makassar pada awal Februari 2016, di mana 400 guru berlomba-lomba untuk mendapatkan tempat dalam pelatihan yang hanya dibuka untuk 100 peserta, ujar Andri Wahyu Pradhana, guru TIK SMPN 6 Ponorogo yang juga seorang Master Trainer dalam Partners in Learning Microsoft Indonesia.
Microsoft sangat mendukung optimalisasi penggunaan teknologi dalam pendidikan. Dukungan ini diberikan Microsoft dengan menyediakan pelatihan teknologi bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka melalui program Partners in Learning.
Dalam 5 tahun terakhir, Microsoft Indonesia telah membantu memberikan pelatihan kepada lebih dari 150,000 guru di Indonesia, ujar Benny Kusuma, Education Lead Microsoft Indonesia. Tahun ini pun Microsoft akan mengirimkan 5 guru Indonesia yang memiliki inovasi dalam bidang pendidikan untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam konferensi guru internasional Educator Exchange di Budapest, Hungaria, tambahnya.
Di balik tantangan-tantangan yang bermunculan, kesadaran para guru untuk melakukan pendekatan secara menyeluruh antara teknologi dan pendidikan terus meningkat. Keduanya memegang peran penting untuk menyampaikan visi guru dalam proses belajar-mengajar di kelas dan komunikasi yang lebih baik dengan para murid. Melalui kesadaran ini, diharapkan sistem pembelajaran berbasis digital di Indonesia dapat semakin meningkat.
-
Microsoft bantu guru Indonesia dalam pembelajaran berteknologi digital Kehadiran sistem pembelajaran abad tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para guru yang tidak terbiasa dengan teknologi digital.
-
Sambut era digital, Microsoft dorong guru lebih 'melek' teknologi Melalui program MIEE, Microsoft berharap bisa memberikan sumbangsih pikiran untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
-
Tahun depan, Dikpora NTB bentuk pusat sumber belajar berbasis TI Kepala Dikpora NTB: Guru-guru kita sebenarnya memiliki kemampuan, tapi masih belum terampil dari sisi penguasaan TI
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar