Tinggalkan strategi lama, Growth Hacking jadi cara baru marketing

Digital Talk Unbeatable Growth Hacking Strategy © 2016 techno.id / Indah Pertiwi
Techno.id - Seiring meningkatnya pertumbuhan ekosistem startup, Growth hacking menjadi hal yang sering diperbincangkan. Melalui strategi ini, dengan budget minim sekali pun Anda ditantang untuk memikirkan strategi pemasaran yang efisien dan efektif.
Growth hacking sendiri merupakan sebuah kreativitas mengolah data menjadi sebuah strategi pemasaran.Gojek, menjadi salah satu pemain yang menerapkan praktik growth hacking di Indonesia.
-
Celah keamanan di sistem berpotensi bikin Gojek bangkrut Celah tersebut dikhawatirkan bisa membuat perusahaan rintisan yang sedang naik daun itu harus menelan kerugian hingga berujung gulung tikar.
-
Buka banyak layanan, apa fokus utama Go-Jek? CEO Go-Jek: Kami ingin jadi aplikasi on demand service nomor satu
-
Kini UMKM bisa naik kelas lewat jasa influencer, nih 4 faktanya Pelaku usaha UMKM bisa memilih kategori influencer, dari yang kelas nano sampai selebritas
Dengan memberikan promo Rp5.000 untuk jarak maksimal 25Km, Gojek berhasil mendapatkan puluhan ribu driver yang mendaftar guna melayani permintaan ojek yang begitu ramai hingga ratusan ribu permintaan setiap harinya. Semua itu dilakukan dengan mengalokasikan dana untuk promo dengan memperhitungkan customer lifetime value.
Secara sederhana, dengan mengeluarkan biaya Rp5.000 per permintaan, Gojek dapat memperhitungkan keuntungan jangka panjang yang bisa didapatkan dari setiap customer yang berhasil diakuisisi.
Menurut Lyra Puspa, CEO Brilliant Digital Academy, konsep growth hacking merupakan teknik marketing yang pertama dikembangkan oleh perusahaan rintisan berbasis teknologi.
Dengan mengandalkan kreativitas, pemikiran yang analitis, dan sosial metrik yang dikolaborasikan dengan teknologi informasi guna menjual suatu produk, growth hacking digadang-gadang dapat menggeser marketing cara lama, jelas Lyra Puspa dalam acara Digital Talk Unbeatable Growth Hacking Strategy, (7/3) di The Venue, 18 Office Park.
Lebih lanjut, Rade Tampubolon, CEO & Co Founder SociaBuzz mengatakan, Sosial media merupakan tools yang potensial untuk melakukan growth hacking. Jika Anda bisa menciptakan sesuatu yang unik yang bisa menjadi viral di sosial media, hal itu juga akan ikut mempengaruhi pertumbuhan pada suatu website.
Sementara itu Frans Budi Pranata, Former CFO Zalora & E-commerce Development Advisor Golden Truly Group mengungkapkan berkat Growth Hacking, sebuah perusahaan tidak harus mengeluarkan budget yang besar untuk promosi dan media placement.
Untuk attract dan retain customer salah satu yang bisa dilakukan dalam Growth Hacking adalah dengan menekankan pada costumer experience yang akan membuat costumer tertarik pada produk Anda, terang Frans.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar