Tokopoket: Media sosial jual beli khas Indonesia

Ilustrasi Digital StartUp © 2015 techno.id
Techno.id - Tak bisa dipungkiri penggunaan hashtag atau tanda pagar saat ini begitu sangat populer di media sosial. Seiring berjalannya waktu, penggunaan hashtag pun juga populer digunakan untuk menjajakan sebuah produk di media sosial. Meski sangat membantu menarik perhatian, penggunaan hashtag yang berlebihan secara tidak langsung dapat mengganggu pengguna media sosial lainnya.
Oleh karena itu, Gerry Herwanto dan Yuwonosigit, dua pemuda asal Indonesia ini baru saja meluncurkan sebuah aplikasi social marketplace yang diberi nama Tokopoket. Seperti dilaporkan oleh TechInAsia (12/6/15), Tokopoket dirancang oleh kedua pemuda tersebut layaknya sebuah media sosial yang digunakan khusus untuk transaksi jual beli. Uniknya, medsos khusus jual beli ini tidak memerlukan proses registrasi, melainkan hanya memerlukan proses sign up dan pengguna pun bisa langsung melakukan transaksi.
-
Suka belanja online? Coba Shopious.com Di situs ini, Anda dapat mencari berbagai barang mulai dari kebutuhan pria, wanita, anak dan bayi, gadget, aksesori, serta rumah dan hadiah
-
Kolaborasi Hyppe dan Berdikari siap kembangkan media sosial lokal Aplikasi media sosial lokal buatan anak negeri ini nantinya siap menunjang kebutuhan para generasi bangsa dalam berekspresi
-
Shopee integrasikan penggunaan sosmed lewat platform e-commerce Shopee menggunakan sistem konsumen-ke-konsumen (C2C) dalam membidik pengguna layanannya.
Bagi Anda yang ingin memulai berjualan di aplikasi ini, Anda hanya perlu mengambil foto produk dan menampilkannya pada laman aplikasi dengan memberikan deskripsi produk, mengisi hashtag, serta kisaran harga yang Anda tawarkan. Secara otomatis, foto dan informasi yang Anda isikan tadi nantinya akan muncul dengan tombol Buy di laman aplikasi Anda. Menariknya, aplikasi ini memunculkan jumlah following dan followers, item, serta reputasi (like dan dislike) di setiap profil pengguna layaknya media sosial pada umumnya.
Meski Tokopoket merupakan social marketplace, Geri dan Yuwono justru tidak mengurusi masalah sistem pembayaran yang terjadi pada aplikasi buatannya. Mereka memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menentukan sendiri metode pembayarannya, misal transfer antar bank, cash on delivery, atau lainnya. Geri dan Yuwono bahkan tidak menarik komisi dari transaksi penjualan yang terjadi di aplikasinya.
Namun, keduanya mengungkapkan, jika pengguna ingin produknya tampil di halaman depan aplikasi, mereka menyediakan layanan "premium" yang memberlakukan biaya tertentu. Jadi, dengan menggunakan layanan ini produk yang ditawarkan pengguna akan secara otomatis terpampang di halaman depan dan berpeluang dilihat oleh lebih banyak pembeli. Selain itu, Tokopoket juga menyediakan pilihan berlangganan yang memungkinkan foto-foto produk pengguna bisa ditampilkan lebih dari 30 hari. Geri mengatakan, setiap perpanjangan waktu tayang per bulannya, pengguna akan dikenai biaya sebesar Rp 10.000 saja. Menurutnya, biaya itu jauh lebih murah dan efisien ketimbang harus menarik biaya sebesar 10 hingga 15 persen dari transaksi yang terjadi.
Saat ini, aplikasi Tokopoket bisa Anda dapatkan secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android dan menyusul bulan depan aplikasi akan hadir di App Store bagi Anda pengguna perangkat iOS. Gerry menjelaskan, sekarang startup rancangannya ini memfokuskan diri di pasar lokal, seperti Jakarta. Ke depannya, Gerry mengatakan bahwa layanannya ini akan merambah pasar kota-kota besar di Indonesia lainnya seperti Bali dan Surabaya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya