WhatsApp Web menghadirkan fitur kunci layar untuk lapisan keamanan tambahan

foto: freepik/danielmegias
Techno.id - WhatsApp memperkenalkan fitur kunci layar untuk versi web desktop. Menurut WaBetaInfo, peningkatan ini hadir setelah melalui masa pengembangan dan pengujian.
Fitur baru ini menawarkan lapisan perlindungan tambahan kepada pengguna untuk percakapan dan pesan pribadi mereka. Namun, untuk saat ini fitur ini hanya tersedia untuk sekelompok penguji beta tertentu.
-
Kini pengguna WhatsApp dapat menyembunyikan obrolan yang terkunci dengan kode rahasia WhatsApp memperkenalkan kode rahasia kunci chat untuk lapisan perlindungan privasi
-
Cara menyalakan fitur kunci chat WhatsApp, berkirim pesan makin aman Kamu dapat mengaktifkan fitur kunci chat untuk melindungi chat yang paling pribadi dengan kata sandi
-
WhatsApp bakal luncurkan fitur yang memungkinkan pengguna mengunci obrolan di seluruh perangkat Kamu bisa menyinkronkan kunci obrolan di seluruh perangkat yang ditautkan
Bagaimana cara kerja fitur kunci layar? Laporan tersebut menunjukkan bahwa fitur tersebut berfungsi dengan mewajibkan pengguna memasukkan kata sandi sebelum mendapatkan akses ke daftar obrolan di WhatsApp Web.
Untuk mengetahui apakah fitur tersebut tersedia untuk akun pengguna, mereka harus menuju ke bagian Privasi dalam Pengaturan WhatsApp. Titik masuk Kunci Layar akan muncul jika fitur ini diaktifkan. Setelah diaktifkan, pengguna diharuskan memasukkan kata sandi yang ditentukan untuk membuka kunci WhatsApp Web.
Penambahan fitur keamanan inovatif ini juga menawarkan opsi penyesuaian, yang memungkinkan pengguna mengonfigurasi frekuensi permintaan kata sandi. Jika lupa kata sandi, pengguna dapat memperoleh kembali akses dengan keluar dari WhatsApp Web dan kemudian memindai kode QR sekali lagi.
Keuntungan terbesar dari fitur kunci layar ini adalah lapisan keamanan tambahan. Fitur ini dapat membantu mencegah akses yang tidak sah ke akun WhatsApp pengguna di web. Fitur ini memastikan bahwa meskipun seseorang mendapatkan akses ke komputer pengguna saat ia sedang pergi, mereka tidak dapat membuka obrolan pribadi pengguna tanpa kata sandi. Lebih jauh lagi untuk memperkuat faktor privasi, WhatsApp memastikan bahwa notifikasi push tetap tersembunyi ketika layar terkunci.
Saat ini, fitur Kunci Layar dapat diakses sekelompok pengguna terbatas yang menggunakan versi beta WhatsApp Web terbaru. Fitur ini akan diluncurkan ke lebih banyak orang dalam beberapa minggu mendatang.
RECOMMENDED ARTICLE
- WhatsApp akan segera mengganti kata sandi dengan passkey, diklaim jauh lebih aman dari aksi phishing
- Saingi Google Meet dan Zoom, WhatsApp luncurkan fitur berbagi layar
- WhatsApp kembangkan fitur obrolan suara grup, 32 pengguna bisa melakukan sesi percakapan bareng
- Cara mentransfer obrolan antar ponsel di WhatsApp menggunakan kode QR
- 10 Fitur WhatsApp di dalam obrolan, dari pesan video pendek hingga mengatur wallpaper
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya