Yellow Pages luncurkan pembaruan layanan

Ilustrasi online marketing © 2015 PureSolution/ Shutterstock.com
Techno.id - Salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia, Yellow Pages meluncurkan pembaruan layanan dengan menyasar dunia digital dari layanan sebelumnya yang hanya melayani dunia printing, dengan menargetkan 100 ribu Usaha Kecil Menengah (UKM) masuk sebagai penggunanya, seperti yang dilansir oleh Antara (15/06/16).
"Banyak perubahan besar terjadi di masyarakat, termasuk aspek sosial, ekonomi, budaya dan teknologi yang mempengaruhi pola hidup dan cara berkomunikasi. Seiring perubahan itu kami pun melakukan transformasi bisnis agar tetap dapat bersaing," ucap President Director PT Metra Digital Media (MDM) yang mengelola Yellow Pages, Budi Setyawan Wijaya dikutip dari Antara.
-
Model baru bisnis media massa di dunia digital masa depan Bisnis media ke depan tidak hanya bertumpu pada konten, melainkan juga kepada medium, platform hingga target audiens yang ingin dituju.
-
Selain dari SMS, voice, dan data, XL sudah punya sumber pemasukan lain Layanan digital services XL sudah mulai menghasilkan.
-
Pasca berubah dari TokoBagus.com, bagaimana perkembangan OLX kini? Sebagai gambaran awal, proses monetisasi sudah dimulai di OLX Indonesia sejak Oktober 2015.
Ia juga mengatakan saat ini pihaknya telah mengembangkan portofolio bisnis yang terdiri dari Digital Directory, Integrated Digital Media dan Advertising Agency.
"Bisnis Yellow Pages masuk dalam jajaran Advertising Agency, dan kami menargetkan bisa menyumbang pendapatan sekitar Rp 130 miliar, sebab masih dalam masa transisi dari Directory Printing saja menuju Digital Directory," katanya.
Sebelumnya, Budi mengaku dari tiga bisnis yang dikembangkan PT Metra Digital Media telah membukukan pendapatan sekitar Rp 130 miliar selama kurun 2015 dari bisnis Digital Directory, dan Rp 200 miliar dari bisnis Integrated Digital Media, serta Rp300 miliar dari bisnis Advertising Agency.
"Pada tahun 2016 ini, kami targetkan pendapatan dari Advertising Agency tumbuh menjadi Rp 400 miliar. Untuk Integrated Digital Media masih di kisaran Rp 300 miliar, dan Advertising Agency atau Yellow Pages yang terbaru di kisaran Rp 130 miliar," katanya.
Untuk bersaing dengan beberapa bidang bisnis yang sama, Budi mengaku Yellow Pages mempunyai keunggulan, yakni semua perusahaan pengiklan yang ada di dalam datanya tervalidasi.
"Toko, perusahaan, barang yang dijual dan semua terkait barang yang diiklankan selalu divalidasi secara berkala, jadi tidak ada penipuan, barang abal-abal atau sebagainya," akunya.
Sebelum peluncuran, Budi mengaku Yellow Pages Service telah memiliki sekitar 10.000 konsumen atau pemasang iklan, dan di sepanjang tahun 2016 ditargetkan bertambah menjadi 100.000 konsumen yang semuanya adalah pelaku UKM.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Ini cara memperbaiki file JPG yang tidak dapat dibuka di komputer Windows, gampang kok!
-
Cara mengonversi gambar jadi teks yang dapat diedit di Microsoft Word, pakai AI lebih cepat & gampang
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
TECHPEDIA
-
10 Cara download gambar di Pinterest kualitas HD, cepat dan mudah dicoba
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Cara download gambar di Pinterest kualitas HD, cepat dan mudah dicoba
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?