Indosat Ooredoo incar nilai transaksi MFS 2016 capai Rp5 triliun

Ilustrasi logo Indosat Ooredoo © 2015 techno.id
Techno.id - Operator seluler terbesar kedua di Indonesia, PT Indosat Tbk, menargetkan nilai transaksi dari layanan Mobile Financial Service (MFS) 2016 naik dua kali lipat menjadi Rp5 triliun dari tahun lalu. Operator dengan 70 juta pelanggan ini bercita-cita menjadi The leading MFS provider di Indonesia.
Hal itu disampaikan Randy Pangalila, Group Head Mobile Financial Services Indosat, saat perkenalan bisnis MFS perseroan di Manado, Selasa (2/2) malam.
-
Layanan Dompetku Nusantara dimulai dari Manado dan Bitung Ke depannya pelanggan dapat melakukan transaksi via Dompetku Nusantara ini melalui ratusan agen yang ditunjuk dan tersebar di seluruh Indonesia.
-
Gunakan teknologi NFC, D-Tap bidik 80 persen pengguna smartphone Kerja sama dengan perusahaan Jepang Sony Felica, Indosat hadirkan layanan pembayaran berbasis teknologi NFC
-
'Uang digital' ternyata bisa tekan pemborosan nasional CEO Indosat: Uang digital bisa tekan pemborosan nasional
Dalam satu tahun terakhir, volume transaksi MFS Indosat Ooredoo tercatat tumbuh menjadi 42 juta transaksi. Sementara jumlah penggunanya juga tumbuh menjadi 2,5 juta dengan jumlah agen yang aktif 114.713 orang dari total agen 220 ribu orang.
Layanan MFS Indosat Ooredoo yang dimaksud antara lain Dompetku Nusantara, yang pada hari ini, Rabu (3/2), akan didemokan secara nasional, bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara (BPD Sulut). Selain itu, layanan lain yang akan segera diluncurkan adalah Dompetku Plus, Dompetku QR Codes, Dompetku NFC DTap, Dompetku One Bill Payment, Dompetku Pay Up, Dompetku Virtual Card Number (VCN), Dompetku Co Brand Visa Debit Card, Dompetku Co Brand Master Credit Card, dan Dompetku Pinjaman Kilat.
Kata Randy, tahun ini merupakan tahun meraih pendapatan (revenue year), setelah tahun lalu perseroan fokus dalam pengembangan infrastruktur. Apalagi potensi layanan MFS ini luar biasa, karena menyasar penduduk Indonesia yang masih belum menjadi nasabah bank (bankable). Belum lagi jumlah pelanggan seluler Indosat yang berjumlah 70 juta pengguna.
Menurut datanya, populasi Indonesia saat ini mencapai 250 juta jiwa dengan jumlah pelanggan seluler mencapai 303 juta pengguna. Namun baru 20 persen yang menjadi nasabah bank atau ada 80 persen non-bankable.
Layanan MFS Indosat Ooredoo memberikan akses finansial seluas-luasnya ke masyarakat hingga pelosok tanpa harus datang ke kantor cabang satu bank, ujar Randy.
Dibandingkan dengan produk bank, layanan MFS Indosat Ooredoo memiliki beberapa kelebihan, seperti memiliki based user, yakni pelanggan seluler Indosat Ooredoo, jaringan seluler yang mencapai pelosok, dan mudah digunakan.
Randy Pangalila, Group Head Mobile Financial Services Indosat Ooredo
2016 techno.id/Syakur Usman
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar