Pengamat: Operator harus tingkatkan kualitas selama Ramadan

Ilustrasi operator telekomunikasi © 2015 techno.id
Techno.id - Hasnul Suhaimi, seorang pengamat telekomunikasi dari IPMI International Business School menilai, operator seluler harus meningkatkan kualitas layanan selama Ramadan dan Lebaran. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan agar momentum peningkatan pendapatan perusahaan tetap terjaga.
"Tingginya kebutuhan layanan komunikasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri menjadi peluang operator telekomunikasi untuk mendongkrak margin pendapatan. Tapi, harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan dan jaringan," ujar Hasnul kepada Antara di Jakarta, Sabtu (13/06/2015).
-
Begini cara Telkomsel manjakan pelanggan selama Ramadan dan Idul Fitri Secara khusus membangun 10 ribu BTS multi-band LTE di seluruh Indonesia
-
XL redam 32 persen keluhan pelanggan selama lebaran "Kelancaran ini tidak terlepas dari keseriusan seluruh tim XL"
-
Jurus Telkomsel hadapi Ramadan dan Idul Fitri Telkomsel mengaku sudah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan maupun perpindahan trafik dari kota besar ke daerah tujuan mudik.
Hasnul menambahkan bahwa di tengah penyusutan margin keuntungan operator akibat ketatnya kompetisi, mahalnya biaya pemasaran dan pergeseran pola konsumsi telekomunikasi publik ke data dari suara dan pesan singkat (SMS), operator harus mampu membaca situasi yang berkembang di masyarakat.
"Peningkatan kualitas layanan dan jaringan di saat trafik komunikasi tinggi seperti pada saat Ramadan dan Lebaran menjadi keharusan, bukan sekadar tarif yang murah," jelasnya.
Hasnul, yang juga seorang mantan Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk ini menjelaskan, sensitivitas konsumen terhadap tarif telekomunikasi biasanya 'anjlok' menjelang Lebaran. Namun, hal tersebut dapat dimanfaatkan operator seluler untuk menghilangkan atau mengurangi berbagai program promosi kepada konsumen.
Merujuk pada penelitian terbaru Hasnul bersama dengan lembaga riset Mars Indonesia menyebutkan, konsumen telekomunikasi di Tanah Air loyal terhadap merek operator tertentu. Kesimpulan penelitian ini didapat dari survei wawancara terhadap 112 responden dengan "margin of error" plus minus 9,26 persen.
Hasilnya, sebanyak 90,1 persen konsumen seluler di Indonesia memilih untuk tetap setia kepada operator yang digunakannya, bahkan meskipun operator menaikkan tarif telekomunikasi atau mengurangi layanan. Sedangkan selebihnya sebanyak 9,9 persen konsumen Indonesia memutuskan untuk pinda ke operator telepon.
"Konsumen Indonesia saat ini telah lebih setia terhadap merek operator seluler yang digunakannya. Ini karena layanan seluler sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat," terang Hasnul.
Sebagaimana diinformasikan, sejauh ini dua operator besar sudah mengumumkan program untuk menyambut datangnya Ramadan. Di antaranya yakni Indosat dengan program "Ketupat Ramadan" dan XL dengan program "Kebahagiaan Ramadan". Sedangkan untuk operator Telkomsel masih belum merilis program terkait.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar