Sasar kalangan korporat, ini tiga strategi Indosat Ooredoo

Ilustrasi Indosat © 2015 techno.id
Techno.id - Indosat Ooredoo kembali menegaskan bahwa pihaknya bukanlah sekadar penyedia infrastruktur dan layanan komunikasi semata. Akan tetapi, juga sebagai pihak penyedia aplikasi digital dan Big Data yang dirancang untuk para pelaku usaha (korporat).
-
Punya peran penting, Indonesia jadi fokus bisnis Ooredoo Indonesia merupakan pasar yang penting bagi bisnisnya dan telah menjadi fokus utama perusahaan yang juga telah hadir di sejumlah negara.
-
Indosat kembali gelar Business Gathering bagi para UKM Sebagai rangkaian roadshow 2015 yang telah dicanangkan, Indosat hari ini kembali gelar gathering business bersama para UKM di Jakarta
-
Indosat hadirkan smart internet, platform digital cerdas yang aman dan terintegrasi Platform ini sangat berguna untuk akselerasi bisnis multisektoral
Untuk menggapai tujuan tersebut, Indosat Ooredoo Business mengaku telah memiliki tiga strategi khusus. Pertama yaitu mendukung pelanggan bisnis untuk mengembangkan sumber pendapatan baru (new revenue) melalui DompetKu dan M2M.
Kedua, membantu korporat dalam optimasi dan efisiensi biaya melalui Pro Talk dan Pro Smart. Sementara yang ketiga adalah mempermudah hubungan antara korporat dan konsumen dengan Unified Communication dan Pay Up.
"Indosat Ooredoo Business akan memosisikan diri sebagai mitra implementasi dan pengelolaan ICT untuk memudahkan korporat dalam meraih berbagai peluang usaha," ujar Director & Chief Wholesale and Enterprise Office Indosat Ooredoo, Herfini Haryono.
"Dunia sudah berubah, semua tinggal klik. Kalau itu (tren digitalisasi) tidak diikuti, pelanggan akan menjauh," tambahnya di Konferensi ICT 2015 sebagaimana dikutip dari Merdeka, Selasa (08/12).
Hingga di kuartal ketiga tahun 2015 kemarin, Indosat Ooredoo sudah memiliki pelanggan sebanyak 69 juta orang. Dari jumlah tersebut, pelanggan dari kalangan korporat hanyalah sebesar 20 persen. Sementara sisanya (80 persen) adalah pelanggan consumer.
"Dari jumlah pelanggan itu, idealnya sisi korporat itu bisa sekitar 50 persen dan consumer juga 50 persen. Tentu saja, untuk mencapai hal itu membutuhkan waktu yang panjang," paparnya lagi.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar